Bertempat di Ruang Puri Manggala Bhakti Kantor Walikota Probolinggo, BPPKAD mengadakan kegiatan Penyerahan SPPT PBB dan DHKP tahun 2019 kepada RW pada tanggal 25 Februari 2019. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Walikota Probolinggo ini dihadiri oleh Wakil Walikota Probolinggo, Asisten Sekretaris Daerah dan Staf Ahli Walikota, serta kepala / perwakilan dari seluruh OPD di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo. BPPKAD  juga mengundang seluruh ketua RW se Kota Probolinggo pada kegiatan ini.

Pada kegiatan ini Kepala BPPKAD memberikan laporan terkait jumlah SPPT PBB yang dicetak yaitu sebanyak 69.683 lembar mencakup baku/potensi PBB sebesar Rp 9.284.956.967,- . SPPT PBB ini akan diserahkan kepada ketua RW dan RT sebagai petugas penyampai SPPT PBB.  Acara dilanjutkan dengan penyerahan SPPT PBB dan DHKP secara simbolis dari Walikota Probolinggo kepada ketua RW kelurahan wiroborang, pohsangit kidul, dan sumbertaman.

Walikota Probolinggo dalam sambutannya menyampaikan tentang betapa pentingnya penerimaan PBB sebagai salah satu Pajak Daerah yang menunjang pendapatan asli daerah bagi Pemerintah Kota Probolinggo. Namun sangat disayangkan karena dalam dua tahun terakhir penerimaan PBB tidak mencapai target yang ditetapkan. Walikota berharap prosedur dan mekanisme penyampaian SPPT PBB dengan melibatkan langsung ketua RW dan RT sebagai petugas penyampai, dapat memudahkan pemungutan PBB sehingga penerimaan PBB dapat mencapai target.

Walikota Probolinggo dalam sambutannya juga menyampaikan terkait peraturan walikota no.173 tahun 2018 tentang penyampaian surat pemberitahuan pajak terutang pajak bumi dan bangunan di Kota Probolinggo, bahwasanya ketua RT dan RW diperbantukan sebagai petugas penyampai SPPT PBB tahun 2019 kepada wajib pajak. Sebagai petugas penyampai, ketua RT dan RW tidak dibebani tugas pemungutan dan penagihan PBB, namun diharapkan ketua RT dan RW dapat menghimbau wajib pajak untuk membayar pajaknya ke bank-bank tempat pembayaran yaitu bank jatim dan bank BRI, atau kepada petugas petugas pemungut PBB BPPKAD pada saat membuka loket pembayaran di kelurahan-kelurahan. Walikota probolinggo mengakhiri sambutannya dengan menyampaikan harapannya agar BPPKAD sebagai instansi pemungut pajak daerah dapat terus berbenah, mengevaluasi diri agar target penerimaan PBB dapat tercapai sesuai harapan bersama.

Sumber : Bidang PBB dan BPHTB