WORKSHOP GERAKAN NASIONAL NON TUNAI DAN REKONSILIASI PENATAUSAHAAN KEUANGAN SEMESTER I TAHUN 2019 SERTA SOSIALISASI PERATURAN WALIKOTA PROBOLINGGO NOMOR 129 TAHUN 2019 TENTANG IMPLEMENTASI TRANSAKSI NON TUNAI

Memasuki awal Bulan Agustus 2019 ini, BPPKAD Kota Probolinggo (Bidang Perbendaharaan dan Kas Daerah) menyelenggarakan Workshop Gerakan Nasional Non Tunai dan Rekonsiliasi Penatausahaan Keuangan Semester I Tahun 2019 serta Sosialisasi Peraturan Walikota Probolinggo Nomor 129 Tahun 2019 tentang Implementasi Transaksi Non Tunai selama 3 (tiga) hari yaitu tanggal 2 sampai dengan 4 Agustus 2019, dengan total jumlah peserta  85 orang yang terdiri dari 79 orang Kasubag Program/Keuangan dan Bendahara Pengeluaran di lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo, dan 6 orang dari Bidang PBB dan PDL BPPKAD Kota Probolinggo.

Dalam laporannya Kepala BPPKAD Kota Probolinggo Ir. Imanto, MM menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya aparatur Pejabat Pengelola Keuangan dan Bendahara Pengeluaran diseluruh OPD, sehingga benar-benar memahami mekanisme Transaksi Non Tunai baik jenis transaksi Belanja maupun Pendapatan, serta memahami alur rekonsiliasi penatausahaan keuangan setiap bulan. Hal ini nantinya sangat berdampak positif dalam penyusunan Laporan Keuangan Daerah dan akan tercipta LKD yang tepat waktu, akuntabel, mudah dipahami dan handal.

Acara ini dibuka secara resmi oleh Walikota Probolinggo, Habib Hadi Zainal Abidin, S.Pd, MM, M.HP. Dalam sambutannya, Walikota Probolinggo menyampaikan agar dengan adanya Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) ini, seluruh ASN berkomitmen untuk dapat melaksanakan Instruksi Presiden Nomor 10 Tahun 2016 tentang Aksi Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Walikota Probolinggo juga berharap agar para peserta workshop sungguh-sungguh dalam mendalami materi sehingga hasilnya akan sangat optimal untuk meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan pelaporan LKD. Walikota juga menekankan agar seluruh OPD benar-benar bekerja keras dan segera melaksanakan semua program dan kegiatan yang sudah direncanakan, sehingga dapat mengoptimalkan realisasi anggaran demi pelayanan yang prima kepada masyarakat. Walikota juga menyinggung proses verifikasi pemberian hibah dan bansos, agar benar-benar memperhatikan urgensi dan skala prioritas kelembagaan, serta memperketat dan selektif dalam proses verifikasi.

Pembukaan acara Bimtek ini dihadiri oleh Asisten, Staf Ahli, dan seluruh Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Kota Probolinggo, Pimpinan Cabang Bank Jatim Probolinggo, dan narasumber dari Bagian Pengadaan barang Jasa Setda Kabupaten Probolinggo. Pada acara ini juga dilaksanakan pre-test dan post-test untuk mengukur output dan outcome kegiatan workshop, serta dilaksanakan pemberian reward kepada Bendahara Pengeluaran dengan pengguna internet banking tertinggi, dan penghargaan kepada peserta dengan nilai pre-test dan post-test tertinggi selama kegiatan. (HS)

Sumber : Bidang Perbendaharaan dan Kas Daerah